Shalat adalah tiangnya Agama


Shalat adalah tiangnya Agama

Allah عز وجل berfirman:


« اِنَّنِيْۤ اَنَا اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّاۤ اَنَا فَاعْبُدْنِيْ  ۙ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ لِذِكْرِيْ »


*"Sungguh, Aku ini Allah, tidak ada tuhan selain Aku, maka sembahlah Aku dan laksanakanlah sholat untuk mengingat Aku."* {QS. Ta-Ha [20]: 14}


Seseorang datang dan bertanya:


"يا رسول الله، أي شيء أحب في الإسلام عند الله؟"


"Ya Rasulullah, perkara apa yang paling dicintai di dalam Islam di sisi Allah?".

Beliu menjawab:


« الصلاة لوقتها ومن تركها فلا دين له فإن الصلاة عماد الدين »


*Mendirikan Shalat pada waktunya, dan barangsiapa meninggalkannya maka tidak ada  nilai ibadah baginya, karena sesungguhnya shalat itu adalah tiang ibadah."* {HR al-Baihaqi, no. 2807 dari Umar Radhiyallahu 'anhu}

Abu Abdillah berkata:

"Ikrimah tidak mendengar dari Umar, dan aku mengira yang ia maksud adalah dari Ibnu Umar.


Dari Miswar bin Makhramah, ia berkata: Aku masuk menemui Umar Radhiyallahu 'anhu ketika tertusuk, engkau mau melakukan shalat? Ia berkata:


"نعم، إنه لا حظ في الإسلام لمن ترك الصلاة".


*"Ya, karena tidak ada bagian (nilai ibadah) di dalam Islam bagi siapa yang meninggalkan shalat."* 

Maka Umar shalat sedangkan lukanya masih mengalirkan darah. {Kanzul Umal, no. 27699 dan al-Baihaqi, no. 6291}


Jagalah *Iman* karena *Iman* adalah *TIANG Agama*.


Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallah bersabda:


« يخرج من النار من كان في قلبه مثقال ذرة من إيمان »


*"Akan keluar dari neraka orang yang terdapat di dalam hatinya keimanan walau seberat gandum".* {HR at-Tirmidzi, no. 2523, al-Baihaqi, no. 314 dari Abu Sa'id al-Khudri Radhiyallahu 'anhu}


Dari Ali Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: 

*"Ucapan (washiyat) terakhir Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah:* 


« الصَّلٰوةَ الصَّلٰوةَ »


*"Perhatikanlah shalat, perhatikanlah shalat".* {HR Ahmad, no. 959, Abu Dawud, no. 5158, Ibnu Hibban, no. 6605, al-Baihaqi, no. 15578, dan Abu Ya'la, no. 573}


Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:


« اسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِي يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ »


*“Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”.* 

Para sahabat bertanya:


يَا رَسُوْلَ اللهِ وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ؟ 


“Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari shalat?”.

Rasulullah bersabda:


« لَا يُتِمُّ رُكُوعَهَا وَلَا سُجُودَهَا ».


*“Dia tidak sempurnakan ruku dan sujudnya”.* (HR Ahmad no. 11106 & ad-Darimi, no. 1294)


'Umar bin al-Khaththab Radhiyallahu 'anhu pernah mengirim surat kepada para pembantunya ('Amir/gubernur):


« إِنَّ أَهَمَّ أَمْرِكُمْ عِنْدِي الصَّلَاةُ فَمَنْ حَفِظَهَا وَحَافَظَ عَلَيْهَا حَفِظَ دِينَهُ وَمَنْ ضَيَّعَهَا فَهُوَ لِمَا سِوَاهَا أَضْيَعُ »


*"Sungguh yang paling penting dari urusan kalian di sisiku adalah shalat. Barangsiapa yang menjaganya dan memeliharanya maka dia telah menjaga agamanya. Barangsiapa yang menyia-nyiakannya, maka amalan yang lainnya akan lebih terabaikan".* {HR. Malik, No 6 & al-Baihaqi, No 2184 dari Nafi' Maula Ibnu Umar Radhiyallahu Anhuma}


*SHALAT* Bukan *PART TIME, SOME TIME, NEXT TIME, NO TIME*

*SHALAT* Mesti *FULL TIME, ON TIME, OVER TIME*

Karena *MATI ANY TIME*

Pelajari lebih lanjut klik disini

Komentar

Postingan Populer